Dua saudara perempuan berpelukan dalam iklan Voltaren "Acts of Care" yang menghangatkan hati yang menampilkan teknologi Emotiv EEG

Voltaren “Acts of Care”: Mengukur Terima Kasih Pengasuh dengan EEG

H.B. Duran

Diperbarui pada

31 Mar 2026

Dua saudara perempuan berpelukan dalam iklan Voltaren "Acts of Care" yang menghangatkan hati yang menampilkan teknologi Emotiv EEG

Voltaren “Acts of Care”: Mengukur Terima Kasih Pengasuh dengan EEG

H.B. Duran

Diperbarui pada

31 Mar 2026

Dua saudara perempuan berpelukan dalam iklan Voltaren "Acts of Care" yang menghangatkan hati yang menampilkan teknologi Emotiv EEG

Voltaren “Acts of Care”: Mengukur Terima Kasih Pengasuh dengan EEG

H.B. Duran

Diperbarui pada

31 Mar 2026

Menjadi pengasuh (caregiver) adalah salah satu peran yang paling menuntut secara emosional—dan salah satu yang paling jarang diakui.

Lebih dari 53 juta warga Amerika memberikan asuhan tanpa bayaran untuk orang-orang terkasih, sering kali dengan mengorbankan kesejahteraan fisik dan emosional mereka sendiri. Namun, terlepas dari skala populasi ini, para pengasuh sering kali melaporkan merasa diabaikan, kurang dihargai, dan tegang secara fisik.

Voltaren, pemimpin dalam pereda nyeri artritis, melihat peluang tidak hanya untuk mendukung pengasuh secara fisik—tetapi untuk memahami sesuatu yang lebih dalam:

Apa yang terjadi di dalam otak ketika para pengasuh merasa benar-benar dihargai?

Tantangannya

Voltaren perlu mengatasi kesenjangan emosional yang bernuansa:

  • Pengasuh memprioritaskan orang lain, sering kali mengabaikan kesejahteraan mereka sendiri

  • Penelitian tradisional menangkap perasaan yang dinyatakan, bukan perubahan emosional secara real-time

  • Merek tersebut ingin melangkah lebih jauh dari sekadar penyampaian pesan menuju dampak emosional yang terukur

Untuk melakukan itu, Voltaren bermitra dengan Emotiv untuk menangkap apa yang tidak bisa ditangkap oleh survei: respons neurologis terhadap rasa syukur itu sendiri.

Pendekatan: Menangkap Emosi secara Real-Time dengan EEG

Sebagai bagian dari kampanye “Acts of Care”, Voltaren mengadakan serangkaian wawancara film dengan para pengasuh.

Peserta mengenakan headset EEG Epoc X saat:

  1. Merefleksikan tanggung jawab pengasuhan mereka

  2. Mendiskusikan bagaimana mereka memandang nilai diri mereka sendiri

  3. Menerima pesan rasa syukur yang tidak terduga dari orang-orang terkasih

Menggunakan EEG, penelitian melacak perubahan aktivitas otak yang terkait dengan:

  • Valensi emosional (afek positif vs. negatif)

  • Stres dan relaksasi

  • Keterlibatan dan perhatian

  • Kesejahteraan secara keseluruhan

Hal ini memungkinkan Voltaren untuk mengamati transformasi emosional saat hal itu terjadi—bukan setelah kejadian [1], [3].

Wawasan: Rasa Syukur Mengubah Pengalaman Pengasuh

Hasilnya mengungkapkan perubahan yang kuat dan seketika:

  • Pengasuh mengalami peningkatan 36% dalam kesejahteraan secara keseluruhan setelah mendengar ungkapan rasa syukur dari orang-orang terkasih [1]

  • Data EEG menunjukkan perubahan terukur dalam pola gelombang otak yang terkait dengan emosi positif dan berkurangnya stres [1], [3]

  • Peneliti Emotiv mengamati perubahan yang konsisten dengan peningkatan afek positif dan efikasi diri

Secara sederhana: Dilihat dan dihargai tidak hanya terasa menyenangkan—tetapi juga menghasilkan perubahan neurologis yang terukur.

Dari Wawasan ke Kampanye

Voltaren mengubah temuan ini menjadi platform penceritaan yang sangat manusiawi.

Aktivasi Utama

  • Seri video “Acts of Care”
    Para pengasuh nyata menerima pesan tulus dari orang-orang terkasih, dengan respons emosional mereka yang tertangkap baik di kamera maupun dalam data otak mereka.

  • Penceritaan berbasis neurosains
    Data EEG memberikan lapisan ilmiah pada apa yang sebenarnya merupakan konten emosional murni—menghubungkan antara hati dan bukti.

  • Inisiatif dukungan pengasuh yang terintegrasi
    Kampanye ini diperluas ke konten edukasi, sumber daya, dan program gerakan yang dirancang untuk membantu para pengasuh memprioritaskan kesehatan mereka sendiri. [2]

Mengapa Ini Berhasil

Kampanye ini beresonansi karena memanfaatkan kebenaran yang tersembunyi di depan mata:

1. Emosi yang Tidak Disuarakan oleh Pengasuh

Pengasuh sering kali tidak mengutarakan kebutuhan mereka akan pengakuan—tetapi otak mereka mengungkapkan dampaknya secara instan.

2. Sains yang Memvalidasi Kemanusiaan

EEG mengubah rasa syukur dari sekadar "ide yang bagus" menjadi manfaat emosional yang dapat diukur.

3. Peran Merek yang Melampaui Produk

Voltaren memosisikan dirinya tidak hanya sebagai pereda nyeri—tetapi sebagai pembela bagi kesejahteraan pengasuh, baik fisik maupun emosional.

Gambaran yang Lebih Besar: Mengukur Makna, Bukan Hanya Penyampaian Pesan

Kampanye Voltaren menyoroti perubahan kuat dalam cara merek dapat terhubung dengan audiens: Momen yang paling bermakna tidak hanya dilihat atau didengar—tetapi dapat diukur.

Dengan menggunakan teknologi EEG Emotiv, Voltaren menangkap sesuatu yang sekilas dan sangat manusiawi: momen ketika seorang pengasuh menyadari bahwa usaha mereka berarti.

Dan dengan melakukan itu, mereka mengubah apresiasi menjadi bukti—dan emosi menjadi dampak.

Lihat apa yang dirasakan audiens Anda—saat itu paling penting.

Dengan Emotiv Studio, Anda dapat mengukur respons emosional saat terjadi—menangkap perubahan dalam stres, keterlibatan, dan kesejahteraan secara real-time.

Referensi

[1] Haleon, “Voltaren Partners with Fitness Instructor and TV Personality Amanda Kloots to Help Caregivers Discover the Joy of Movement,” PR Newswire, 16 Mei 2023.

[2] L. Luchter, “Arthritis Gel Targets Caregivers With Pain-Easing Exercises, Testimonials,” MediaPost, 17 Mei 2023.

[3] T. Le, “Voltaren Presents: Acts of Care,” LinkedIn, 2023.

[4] Baylor University, “Study Finds Gratitude Matters for Caregivers of People with Alzheimer’s,” 17 September 2024.

Menjadi pengasuh (caregiver) adalah salah satu peran yang paling menuntut secara emosional—dan salah satu yang paling jarang diakui.

Lebih dari 53 juta warga Amerika memberikan asuhan tanpa bayaran untuk orang-orang terkasih, sering kali dengan mengorbankan kesejahteraan fisik dan emosional mereka sendiri. Namun, terlepas dari skala populasi ini, para pengasuh sering kali melaporkan merasa diabaikan, kurang dihargai, dan tegang secara fisik.

Voltaren, pemimpin dalam pereda nyeri artritis, melihat peluang tidak hanya untuk mendukung pengasuh secara fisik—tetapi untuk memahami sesuatu yang lebih dalam:

Apa yang terjadi di dalam otak ketika para pengasuh merasa benar-benar dihargai?

Tantangannya

Voltaren perlu mengatasi kesenjangan emosional yang bernuansa:

  • Pengasuh memprioritaskan orang lain, sering kali mengabaikan kesejahteraan mereka sendiri

  • Penelitian tradisional menangkap perasaan yang dinyatakan, bukan perubahan emosional secara real-time

  • Merek tersebut ingin melangkah lebih jauh dari sekadar penyampaian pesan menuju dampak emosional yang terukur

Untuk melakukan itu, Voltaren bermitra dengan Emotiv untuk menangkap apa yang tidak bisa ditangkap oleh survei: respons neurologis terhadap rasa syukur itu sendiri.

Pendekatan: Menangkap Emosi secara Real-Time dengan EEG

Sebagai bagian dari kampanye “Acts of Care”, Voltaren mengadakan serangkaian wawancara film dengan para pengasuh.

Peserta mengenakan headset EEG Epoc X saat:

  1. Merefleksikan tanggung jawab pengasuhan mereka

  2. Mendiskusikan bagaimana mereka memandang nilai diri mereka sendiri

  3. Menerima pesan rasa syukur yang tidak terduga dari orang-orang terkasih

Menggunakan EEG, penelitian melacak perubahan aktivitas otak yang terkait dengan:

  • Valensi emosional (afek positif vs. negatif)

  • Stres dan relaksasi

  • Keterlibatan dan perhatian

  • Kesejahteraan secara keseluruhan

Hal ini memungkinkan Voltaren untuk mengamati transformasi emosional saat hal itu terjadi—bukan setelah kejadian [1], [3].

Wawasan: Rasa Syukur Mengubah Pengalaman Pengasuh

Hasilnya mengungkapkan perubahan yang kuat dan seketika:

  • Pengasuh mengalami peningkatan 36% dalam kesejahteraan secara keseluruhan setelah mendengar ungkapan rasa syukur dari orang-orang terkasih [1]

  • Data EEG menunjukkan perubahan terukur dalam pola gelombang otak yang terkait dengan emosi positif dan berkurangnya stres [1], [3]

  • Peneliti Emotiv mengamati perubahan yang konsisten dengan peningkatan afek positif dan efikasi diri

Secara sederhana: Dilihat dan dihargai tidak hanya terasa menyenangkan—tetapi juga menghasilkan perubahan neurologis yang terukur.

Dari Wawasan ke Kampanye

Voltaren mengubah temuan ini menjadi platform penceritaan yang sangat manusiawi.

Aktivasi Utama

  • Seri video “Acts of Care”
    Para pengasuh nyata menerima pesan tulus dari orang-orang terkasih, dengan respons emosional mereka yang tertangkap baik di kamera maupun dalam data otak mereka.

  • Penceritaan berbasis neurosains
    Data EEG memberikan lapisan ilmiah pada apa yang sebenarnya merupakan konten emosional murni—menghubungkan antara hati dan bukti.

  • Inisiatif dukungan pengasuh yang terintegrasi
    Kampanye ini diperluas ke konten edukasi, sumber daya, dan program gerakan yang dirancang untuk membantu para pengasuh memprioritaskan kesehatan mereka sendiri. [2]

Mengapa Ini Berhasil

Kampanye ini beresonansi karena memanfaatkan kebenaran yang tersembunyi di depan mata:

1. Emosi yang Tidak Disuarakan oleh Pengasuh

Pengasuh sering kali tidak mengutarakan kebutuhan mereka akan pengakuan—tetapi otak mereka mengungkapkan dampaknya secara instan.

2. Sains yang Memvalidasi Kemanusiaan

EEG mengubah rasa syukur dari sekadar "ide yang bagus" menjadi manfaat emosional yang dapat diukur.

3. Peran Merek yang Melampaui Produk

Voltaren memosisikan dirinya tidak hanya sebagai pereda nyeri—tetapi sebagai pembela bagi kesejahteraan pengasuh, baik fisik maupun emosional.

Gambaran yang Lebih Besar: Mengukur Makna, Bukan Hanya Penyampaian Pesan

Kampanye Voltaren menyoroti perubahan kuat dalam cara merek dapat terhubung dengan audiens: Momen yang paling bermakna tidak hanya dilihat atau didengar—tetapi dapat diukur.

Dengan menggunakan teknologi EEG Emotiv, Voltaren menangkap sesuatu yang sekilas dan sangat manusiawi: momen ketika seorang pengasuh menyadari bahwa usaha mereka berarti.

Dan dengan melakukan itu, mereka mengubah apresiasi menjadi bukti—dan emosi menjadi dampak.

Lihat apa yang dirasakan audiens Anda—saat itu paling penting.

Dengan Emotiv Studio, Anda dapat mengukur respons emosional saat terjadi—menangkap perubahan dalam stres, keterlibatan, dan kesejahteraan secara real-time.

Referensi

[1] Haleon, “Voltaren Partners with Fitness Instructor and TV Personality Amanda Kloots to Help Caregivers Discover the Joy of Movement,” PR Newswire, 16 Mei 2023.

[2] L. Luchter, “Arthritis Gel Targets Caregivers With Pain-Easing Exercises, Testimonials,” MediaPost, 17 Mei 2023.

[3] T. Le, “Voltaren Presents: Acts of Care,” LinkedIn, 2023.

[4] Baylor University, “Study Finds Gratitude Matters for Caregivers of People with Alzheimer’s,” 17 September 2024.

Menjadi pengasuh (caregiver) adalah salah satu peran yang paling menuntut secara emosional—dan salah satu yang paling jarang diakui.

Lebih dari 53 juta warga Amerika memberikan asuhan tanpa bayaran untuk orang-orang terkasih, sering kali dengan mengorbankan kesejahteraan fisik dan emosional mereka sendiri. Namun, terlepas dari skala populasi ini, para pengasuh sering kali melaporkan merasa diabaikan, kurang dihargai, dan tegang secara fisik.

Voltaren, pemimpin dalam pereda nyeri artritis, melihat peluang tidak hanya untuk mendukung pengasuh secara fisik—tetapi untuk memahami sesuatu yang lebih dalam:

Apa yang terjadi di dalam otak ketika para pengasuh merasa benar-benar dihargai?

Tantangannya

Voltaren perlu mengatasi kesenjangan emosional yang bernuansa:

  • Pengasuh memprioritaskan orang lain, sering kali mengabaikan kesejahteraan mereka sendiri

  • Penelitian tradisional menangkap perasaan yang dinyatakan, bukan perubahan emosional secara real-time

  • Merek tersebut ingin melangkah lebih jauh dari sekadar penyampaian pesan menuju dampak emosional yang terukur

Untuk melakukan itu, Voltaren bermitra dengan Emotiv untuk menangkap apa yang tidak bisa ditangkap oleh survei: respons neurologis terhadap rasa syukur itu sendiri.

Pendekatan: Menangkap Emosi secara Real-Time dengan EEG

Sebagai bagian dari kampanye “Acts of Care”, Voltaren mengadakan serangkaian wawancara film dengan para pengasuh.

Peserta mengenakan headset EEG Epoc X saat:

  1. Merefleksikan tanggung jawab pengasuhan mereka

  2. Mendiskusikan bagaimana mereka memandang nilai diri mereka sendiri

  3. Menerima pesan rasa syukur yang tidak terduga dari orang-orang terkasih

Menggunakan EEG, penelitian melacak perubahan aktivitas otak yang terkait dengan:

  • Valensi emosional (afek positif vs. negatif)

  • Stres dan relaksasi

  • Keterlibatan dan perhatian

  • Kesejahteraan secara keseluruhan

Hal ini memungkinkan Voltaren untuk mengamati transformasi emosional saat hal itu terjadi—bukan setelah kejadian [1], [3].

Wawasan: Rasa Syukur Mengubah Pengalaman Pengasuh

Hasilnya mengungkapkan perubahan yang kuat dan seketika:

  • Pengasuh mengalami peningkatan 36% dalam kesejahteraan secara keseluruhan setelah mendengar ungkapan rasa syukur dari orang-orang terkasih [1]

  • Data EEG menunjukkan perubahan terukur dalam pola gelombang otak yang terkait dengan emosi positif dan berkurangnya stres [1], [3]

  • Peneliti Emotiv mengamati perubahan yang konsisten dengan peningkatan afek positif dan efikasi diri

Secara sederhana: Dilihat dan dihargai tidak hanya terasa menyenangkan—tetapi juga menghasilkan perubahan neurologis yang terukur.

Dari Wawasan ke Kampanye

Voltaren mengubah temuan ini menjadi platform penceritaan yang sangat manusiawi.

Aktivasi Utama

  • Seri video “Acts of Care”
    Para pengasuh nyata menerima pesan tulus dari orang-orang terkasih, dengan respons emosional mereka yang tertangkap baik di kamera maupun dalam data otak mereka.

  • Penceritaan berbasis neurosains
    Data EEG memberikan lapisan ilmiah pada apa yang sebenarnya merupakan konten emosional murni—menghubungkan antara hati dan bukti.

  • Inisiatif dukungan pengasuh yang terintegrasi
    Kampanye ini diperluas ke konten edukasi, sumber daya, dan program gerakan yang dirancang untuk membantu para pengasuh memprioritaskan kesehatan mereka sendiri. [2]

Mengapa Ini Berhasil

Kampanye ini beresonansi karena memanfaatkan kebenaran yang tersembunyi di depan mata:

1. Emosi yang Tidak Disuarakan oleh Pengasuh

Pengasuh sering kali tidak mengutarakan kebutuhan mereka akan pengakuan—tetapi otak mereka mengungkapkan dampaknya secara instan.

2. Sains yang Memvalidasi Kemanusiaan

EEG mengubah rasa syukur dari sekadar "ide yang bagus" menjadi manfaat emosional yang dapat diukur.

3. Peran Merek yang Melampaui Produk

Voltaren memosisikan dirinya tidak hanya sebagai pereda nyeri—tetapi sebagai pembela bagi kesejahteraan pengasuh, baik fisik maupun emosional.

Gambaran yang Lebih Besar: Mengukur Makna, Bukan Hanya Penyampaian Pesan

Kampanye Voltaren menyoroti perubahan kuat dalam cara merek dapat terhubung dengan audiens: Momen yang paling bermakna tidak hanya dilihat atau didengar—tetapi dapat diukur.

Dengan menggunakan teknologi EEG Emotiv, Voltaren menangkap sesuatu yang sekilas dan sangat manusiawi: momen ketika seorang pengasuh menyadari bahwa usaha mereka berarti.

Dan dengan melakukan itu, mereka mengubah apresiasi menjadi bukti—dan emosi menjadi dampak.

Lihat apa yang dirasakan audiens Anda—saat itu paling penting.

Dengan Emotiv Studio, Anda dapat mengukur respons emosional saat terjadi—menangkap perubahan dalam stres, keterlibatan, dan kesejahteraan secara real-time.

Referensi

[1] Haleon, “Voltaren Partners with Fitness Instructor and TV Personality Amanda Kloots to Help Caregivers Discover the Joy of Movement,” PR Newswire, 16 Mei 2023.

[2] L. Luchter, “Arthritis Gel Targets Caregivers With Pain-Easing Exercises, Testimonials,” MediaPost, 17 Mei 2023.

[3] T. Le, “Voltaren Presents: Acts of Care,” LinkedIn, 2023.

[4] Baylor University, “Study Finds Gratitude Matters for Caregivers of People with Alzheimer’s,” 17 September 2024.

Seorang wanita muda menyeka meja dapur dengan tisu basah Lyson sambil mengenakan headset EEG Emotiv

Lanjutkan membaca

Clorox Mengubah "Kebersihan" menjadi Pengalaman Menyenangkan dengan Neurosains