IpsiHand: Penggabungan Kembali Secara Langsung antara Niat dan Gerakan

Nuri Djavit

Diperbarui pada

27 Apr 2011

IpsiHand: Penggabungan Kembali Secara Langsung antara Niat dan Gerakan

Nuri Djavit

Diperbarui pada

27 Apr 2011

IpsiHand: Penggabungan Kembali Secara Langsung antara Niat dan Gerakan

Nuri Djavit

Diperbarui pada

27 Apr 2011

Sam Fok, Raphael Schwartz, Mark Wronkiewicz, Charles Holmes, Jessica Zhang, Nathan Brodell, Thane Somers. Washington University in St. Louis, AS

Abstrak

Stroke dan cedera otak traumatis (TBI) menyebabkan hilangnya kontrol motorik unilateral jangka panjang akibat kerusakan otak pada sisi tubuh yang berlawanan (kontralateral). Terapi neurologis konvensional terbukti tidak efektif dalam merehabilitasi fungsi anggota gerak atas setelah stroke. Brain computer interfaces (BCI), perangkat yang memanfaatkan sinyal otak secara langsung, menunjukkan harapan dalam memberikan rehabilitasi tetapi masih dalam tahap penelitian. Selain itu, BCI tidak dapat berfungsi jika sinyal target telah hilang akibat cedera. Oleh karena itu kami menghadirkan BCI baru, IpsiHand, yang menggabungkan kemajuan dalam neurofisiologi, elektronika, dan rehabilitasi. Studi terbaru menunjukkan bahwa selama gerakan tangan, hemisfer kortikal pada sisi tubuh yang sama (ipsilateral) dengan tangan juga aktif. IpsiHand menggunakan elektroensefalografi (EEG) untuk merekam sinyal-sinyal ini dan mengontrol ortosis tangan bertenaga. Hemisfer yang tidak rusak kemudian dapat mengontrol kedua tangan, dan melalui plastisitas saraf, IpsiHand akan memperkuat jalur saraf ipsilateral untuk meningkatkan kontrol motorik ipsilateral.

Klik di sini untuk membaca laporan lengkap

Sam Fok, Raphael Schwartz, Mark Wronkiewicz, Charles Holmes, Jessica Zhang, Nathan Brodell, Thane Somers. Washington University in St. Louis, AS

Abstrak

Stroke dan cedera otak traumatis (TBI) menyebabkan hilangnya kontrol motorik unilateral jangka panjang akibat kerusakan otak pada sisi tubuh yang berlawanan (kontralateral). Terapi neurologis konvensional terbukti tidak efektif dalam merehabilitasi fungsi anggota gerak atas setelah stroke. Brain computer interfaces (BCI), perangkat yang memanfaatkan sinyal otak secara langsung, menunjukkan harapan dalam memberikan rehabilitasi tetapi masih dalam tahap penelitian. Selain itu, BCI tidak dapat berfungsi jika sinyal target telah hilang akibat cedera. Oleh karena itu kami menghadirkan BCI baru, IpsiHand, yang menggabungkan kemajuan dalam neurofisiologi, elektronika, dan rehabilitasi. Studi terbaru menunjukkan bahwa selama gerakan tangan, hemisfer kortikal pada sisi tubuh yang sama (ipsilateral) dengan tangan juga aktif. IpsiHand menggunakan elektroensefalografi (EEG) untuk merekam sinyal-sinyal ini dan mengontrol ortosis tangan bertenaga. Hemisfer yang tidak rusak kemudian dapat mengontrol kedua tangan, dan melalui plastisitas saraf, IpsiHand akan memperkuat jalur saraf ipsilateral untuk meningkatkan kontrol motorik ipsilateral.

Klik di sini untuk membaca laporan lengkap

Sam Fok, Raphael Schwartz, Mark Wronkiewicz, Charles Holmes, Jessica Zhang, Nathan Brodell, Thane Somers. Washington University in St. Louis, AS

Abstrak

Stroke dan cedera otak traumatis (TBI) menyebabkan hilangnya kontrol motorik unilateral jangka panjang akibat kerusakan otak pada sisi tubuh yang berlawanan (kontralateral). Terapi neurologis konvensional terbukti tidak efektif dalam merehabilitasi fungsi anggota gerak atas setelah stroke. Brain computer interfaces (BCI), perangkat yang memanfaatkan sinyal otak secara langsung, menunjukkan harapan dalam memberikan rehabilitasi tetapi masih dalam tahap penelitian. Selain itu, BCI tidak dapat berfungsi jika sinyal target telah hilang akibat cedera. Oleh karena itu kami menghadirkan BCI baru, IpsiHand, yang menggabungkan kemajuan dalam neurofisiologi, elektronika, dan rehabilitasi. Studi terbaru menunjukkan bahwa selama gerakan tangan, hemisfer kortikal pada sisi tubuh yang sama (ipsilateral) dengan tangan juga aktif. IpsiHand menggunakan elektroensefalografi (EEG) untuk merekam sinyal-sinyal ini dan mengontrol ortosis tangan bertenaga. Hemisfer yang tidak rusak kemudian dapat mengontrol kedua tangan, dan melalui plastisitas saraf, IpsiHand akan memperkuat jalur saraf ipsilateral untuk meningkatkan kontrol motorik ipsilateral.

Klik di sini untuk membaca laporan lengkap

Lanjutkan membaca

Music Emotion Capture: menyuarakan emosi dalam data EEG