Music Emotion Capture: menyuarakan emosi dalam data EEG

Maverick Nguyen

Diperbarui pada

23 Mei 2018

Music Emotion Capture: menyuarakan emosi dalam data EEG

Maverick Nguyen

Diperbarui pada

23 Mei 2018

Music Emotion Capture: menyuarakan emosi dalam data EEG

Maverick Nguyen

Diperbarui pada

23 Mei 2018

Penangkapan Emosi Musik: menyuarakan emosi dalam data EEG

G. Langroudi, A. Jordanous dan L. Li

Abstrak

Emosi orang tidak selalu terdeteksi dengan jelas, karena kesulitan dalam mengekspresikan emosi, atau jarak geografis (misalnya jika orang sedang berkomunikasi secara online). Ada juga banyak kesempatan di mana akan sangat berguna jika komputer dapat mendeteksi emosi pengguna dan meresponsnya dengan tepat. Aktivitas otak seseorang memberikan petunjuk penting mengenai emosi yang sedang mereka alami pada satu waktu tertentu. Tujuan dari proyek ini adalah untuk mendeteksi, memodelkan, dan menyuarakan emosi orang. Untuk mencapai hal ini, ada dua tugas: (1) untuk mendeteksi emosi berdasarkan aktivitas otak saat ini yang diukur dengan perangkat EEG; (2) untuk memainkan musik yang sesuai secara real-time, yang mewakili kondisi emosi pengguna saat ini. Di sini kami melaporkan studi percontohan yang menerapkan sistem Penangkapan Emosi Musik. Dalam pekerjaan di masa depan kami berencana untuk meningkatkan bagaimana proyek ini melakukan deteksi emosi melalui EEG, dan untuk menghasilkan musik baru berdasarkan karakteristik musik berbasis emosi. Potensi aplikasi muncul dalam perangkat lunak kolaboratif/asistif dan antarmuka otak-komputer untuk komunikasi non-verbal. Akses Artikel Di Sini

Penangkapan Emosi Musik: menyuarakan emosi dalam data EEG

G. Langroudi, A. Jordanous dan L. Li

Abstrak

Emosi orang tidak selalu terdeteksi dengan jelas, karena kesulitan dalam mengekspresikan emosi, atau jarak geografis (misalnya jika orang sedang berkomunikasi secara online). Ada juga banyak kesempatan di mana akan sangat berguna jika komputer dapat mendeteksi emosi pengguna dan meresponsnya dengan tepat. Aktivitas otak seseorang memberikan petunjuk penting mengenai emosi yang sedang mereka alami pada satu waktu tertentu. Tujuan dari proyek ini adalah untuk mendeteksi, memodelkan, dan menyuarakan emosi orang. Untuk mencapai hal ini, ada dua tugas: (1) untuk mendeteksi emosi berdasarkan aktivitas otak saat ini yang diukur dengan perangkat EEG; (2) untuk memainkan musik yang sesuai secara real-time, yang mewakili kondisi emosi pengguna saat ini. Di sini kami melaporkan studi percontohan yang menerapkan sistem Penangkapan Emosi Musik. Dalam pekerjaan di masa depan kami berencana untuk meningkatkan bagaimana proyek ini melakukan deteksi emosi melalui EEG, dan untuk menghasilkan musik baru berdasarkan karakteristik musik berbasis emosi. Potensi aplikasi muncul dalam perangkat lunak kolaboratif/asistif dan antarmuka otak-komputer untuk komunikasi non-verbal. Akses Artikel Di Sini

Penangkapan Emosi Musik: menyuarakan emosi dalam data EEG

G. Langroudi, A. Jordanous dan L. Li

Abstrak

Emosi orang tidak selalu terdeteksi dengan jelas, karena kesulitan dalam mengekspresikan emosi, atau jarak geografis (misalnya jika orang sedang berkomunikasi secara online). Ada juga banyak kesempatan di mana akan sangat berguna jika komputer dapat mendeteksi emosi pengguna dan meresponsnya dengan tepat. Aktivitas otak seseorang memberikan petunjuk penting mengenai emosi yang sedang mereka alami pada satu waktu tertentu. Tujuan dari proyek ini adalah untuk mendeteksi, memodelkan, dan menyuarakan emosi orang. Untuk mencapai hal ini, ada dua tugas: (1) untuk mendeteksi emosi berdasarkan aktivitas otak saat ini yang diukur dengan perangkat EEG; (2) untuk memainkan musik yang sesuai secara real-time, yang mewakili kondisi emosi pengguna saat ini. Di sini kami melaporkan studi percontohan yang menerapkan sistem Penangkapan Emosi Musik. Dalam pekerjaan di masa depan kami berencana untuk meningkatkan bagaimana proyek ini melakukan deteksi emosi melalui EEG, dan untuk menghasilkan musik baru berdasarkan karakteristik musik berbasis emosi. Potensi aplikasi muncul dalam perangkat lunak kolaboratif/asistif dan antarmuka otak-komputer untuk komunikasi non-verbal. Akses Artikel Di Sini

Lanjutkan membaca

Terapi Neurofeedback Musik untuk Mengobati Depresi pada Lansia