
Bagaimana Keingintahuan Polos Memecahkan Masalah yang Tak Terpecahkan
Duc Tran
Diperbarui pada
31 Okt 2017

Bagaimana Keingintahuan Polos Memecahkan Masalah yang Tak Terpecahkan
Duc Tran
Diperbarui pada
31 Okt 2017

Bagaimana Keingintahuan Polos Memecahkan Masalah yang Tak Terpecahkan
Duc Tran
Diperbarui pada
31 Okt 2017
oleh Nick Titus | TEDxCU
Nick Titus adalah seorang siswa sekolah menengah yang telah bekerja sama dengan rekan pendirinya untuk mengubah proyek pameran sains menjadi solusi bagi kelumpuhan. Perusahaan mereka, Myonic Technologies, telah menciptakan perangkat wearable yang memungkinkan pengguna penderita kelumpuhan untuk mengendalikan otot mereka dengan kekuatan pikiran. Ia membahas bagaimana ia memanfaatkan pola pikir Keingintahuan yang Naif (Naive Curiosity) untuk menutupi kurangnya pengalaman dan sumber daya guna memecahkan masalah yang tidak dapat dipecahkan.
Nick Titus adalah CEO dan Co-Founder Myonic Technologies (myopic.tech), sebuah startup biomedis yang berbasis di Boulder dan alumni dari Boomtown Accelerator. Sejak musim semi 2016, Nick dan timnya, yang semuanya adalah siswa kelas tiga sekolah menengah atas, telah mengembangkan perangkat wearable untuk memungkinkan penderita kelumpuhan dapat bergerak. Baru-baru ini, Nick telah berpartisipasi dalam Thiel Summit 2017, MedTech Innovator Pitch, dan berbagai acara lainnya. Ia tidak memiliki pelatihan formal di bidang medis atau pengalaman bisnis yang luas. Namun, tim tersebut telah memanfaatkan sumber daya yang luas di zaman kita sekarang untuk membuat kemajuan dan melihat kesuksesan di wilayah yang belum pernah dijelajahi sebelumnya.
oleh Nick Titus | TEDxCU
Nick Titus adalah seorang siswa sekolah menengah yang telah bekerja sama dengan rekan pendirinya untuk mengubah proyek pameran sains menjadi solusi bagi kelumpuhan. Perusahaan mereka, Myonic Technologies, telah menciptakan perangkat wearable yang memungkinkan pengguna penderita kelumpuhan untuk mengendalikan otot mereka dengan kekuatan pikiran. Ia membahas bagaimana ia memanfaatkan pola pikir Keingintahuan yang Naif (Naive Curiosity) untuk menutupi kurangnya pengalaman dan sumber daya guna memecahkan masalah yang tidak dapat dipecahkan.
Nick Titus adalah CEO dan Co-Founder Myonic Technologies (myopic.tech), sebuah startup biomedis yang berbasis di Boulder dan alumni dari Boomtown Accelerator. Sejak musim semi 2016, Nick dan timnya, yang semuanya adalah siswa kelas tiga sekolah menengah atas, telah mengembangkan perangkat wearable untuk memungkinkan penderita kelumpuhan dapat bergerak. Baru-baru ini, Nick telah berpartisipasi dalam Thiel Summit 2017, MedTech Innovator Pitch, dan berbagai acara lainnya. Ia tidak memiliki pelatihan formal di bidang medis atau pengalaman bisnis yang luas. Namun, tim tersebut telah memanfaatkan sumber daya yang luas di zaman kita sekarang untuk membuat kemajuan dan melihat kesuksesan di wilayah yang belum pernah dijelajahi sebelumnya.
oleh Nick Titus | TEDxCU
Nick Titus adalah seorang siswa sekolah menengah yang telah bekerja sama dengan rekan pendirinya untuk mengubah proyek pameran sains menjadi solusi bagi kelumpuhan. Perusahaan mereka, Myonic Technologies, telah menciptakan perangkat wearable yang memungkinkan pengguna penderita kelumpuhan untuk mengendalikan otot mereka dengan kekuatan pikiran. Ia membahas bagaimana ia memanfaatkan pola pikir Keingintahuan yang Naif (Naive Curiosity) untuk menutupi kurangnya pengalaman dan sumber daya guna memecahkan masalah yang tidak dapat dipecahkan.
Nick Titus adalah CEO dan Co-Founder Myonic Technologies (myopic.tech), sebuah startup biomedis yang berbasis di Boulder dan alumni dari Boomtown Accelerator. Sejak musim semi 2016, Nick dan timnya, yang semuanya adalah siswa kelas tiga sekolah menengah atas, telah mengembangkan perangkat wearable untuk memungkinkan penderita kelumpuhan dapat bergerak. Baru-baru ini, Nick telah berpartisipasi dalam Thiel Summit 2017, MedTech Innovator Pitch, dan berbagai acara lainnya. Ia tidak memiliki pelatihan formal di bidang medis atau pengalaman bisnis yang luas. Namun, tim tersebut telah memanfaatkan sumber daya yang luas di zaman kita sekarang untuk membuat kemajuan dan melihat kesuksesan di wilayah yang belum pernah dijelajahi sebelumnya.

Lanjutkan membaca