
Menguraikan Hubungan antara Aktivitas Otak dan Otot Wajah dalam Merespons Stimuli Visual Dinamis
Trang Bui
Diperbarui pada
5 Agu 2020

Menguraikan Hubungan antara Aktivitas Otak dan Otot Wajah dalam Merespons Stimuli Visual Dinamis
Trang Bui
Diperbarui pada
5 Agu 2020

Menguraikan Hubungan antara Aktivitas Otak dan Otot Wajah dalam Merespons Stimuli Visual Dinamis
Trang Bui
Diperbarui pada
5 Agu 2020
ABSTRAK
Dalam penelitian ini, untuk pertama kalinya, kami menganalisis hubungan antara otot-otot wajah dan aktivitas otak ketika manusia menerima rangsangan visual dinamis yang berbeda. Kami menyajikan berbagai rangsangan visual yang bergerak kepada subjek dan kemudian menganalisis struktur kompleks dari sinyal elektromiografi (EMG) dibandingkan dengan struktur kompleks dari sinyal elektroensefalografi (EEG) menggunakan teori fraktal. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari analisis, menyajikan rangsangan dengan kompleksitas yang lebih besar menyebabkan perubahan yang lebih besar pada kompleksitas sinyal EMG dan EEG. Analisis statistik juga mendukung hasil analisis dan menunjukkan bahwa rangsangan visual dengan kompleksitas yang lebih besar memiliki efek yang lebih besar pada kompleksitas sinyal EEG dan EMG. Oleh karena itu, dalam makalah ini kami menunjukkan hubungan antara otot-otot wajah dan aktivitas otak. Metode analisis dalam penelitian ini dapat digunakan lebih lanjut untuk menyelidiki hubungan antara aktivitas organ tubuh manusia lainnya dengan aktivitas otak.
ATAU KLIK DI SINI UNTUK MENGUNDUH FILE PDF ARTIKEL SELENGKAPNYA
ABSTRAK
Dalam penelitian ini, untuk pertama kalinya, kami menganalisis hubungan antara otot-otot wajah dan aktivitas otak ketika manusia menerima rangsangan visual dinamis yang berbeda. Kami menyajikan berbagai rangsangan visual yang bergerak kepada subjek dan kemudian menganalisis struktur kompleks dari sinyal elektromiografi (EMG) dibandingkan dengan struktur kompleks dari sinyal elektroensefalografi (EEG) menggunakan teori fraktal. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari analisis, menyajikan rangsangan dengan kompleksitas yang lebih besar menyebabkan perubahan yang lebih besar pada kompleksitas sinyal EMG dan EEG. Analisis statistik juga mendukung hasil analisis dan menunjukkan bahwa rangsangan visual dengan kompleksitas yang lebih besar memiliki efek yang lebih besar pada kompleksitas sinyal EEG dan EMG. Oleh karena itu, dalam makalah ini kami menunjukkan hubungan antara otot-otot wajah dan aktivitas otak. Metode analisis dalam penelitian ini dapat digunakan lebih lanjut untuk menyelidiki hubungan antara aktivitas organ tubuh manusia lainnya dengan aktivitas otak.
ATAU KLIK DI SINI UNTUK MENGUNDUH FILE PDF ARTIKEL SELENGKAPNYA
ABSTRAK
Dalam penelitian ini, untuk pertama kalinya, kami menganalisis hubungan antara otot-otot wajah dan aktivitas otak ketika manusia menerima rangsangan visual dinamis yang berbeda. Kami menyajikan berbagai rangsangan visual yang bergerak kepada subjek dan kemudian menganalisis struktur kompleks dari sinyal elektromiografi (EMG) dibandingkan dengan struktur kompleks dari sinyal elektroensefalografi (EEG) menggunakan teori fraktal. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari analisis, menyajikan rangsangan dengan kompleksitas yang lebih besar menyebabkan perubahan yang lebih besar pada kompleksitas sinyal EMG dan EEG. Analisis statistik juga mendukung hasil analisis dan menunjukkan bahwa rangsangan visual dengan kompleksitas yang lebih besar memiliki efek yang lebih besar pada kompleksitas sinyal EEG dan EMG. Oleh karena itu, dalam makalah ini kami menunjukkan hubungan antara otot-otot wajah dan aktivitas otak. Metode analisis dalam penelitian ini dapat digunakan lebih lanjut untuk menyelidiki hubungan antara aktivitas organ tubuh manusia lainnya dengan aktivitas otak.
ATAU KLIK DI SINI UNTUK MENGUNDUH FILE PDF ARTIKEL SELENGKAPNYA

Lanjutkan membaca