Tantang ingatan Anda! Mainkan permainan N-Back baru di Aplikasi Emotiv
Tantang ingatan Anda! Mainkan permainan N-Back baru di Aplikasi Emotiv
Mengevaluasi Jika Anak-anak Dapat Menggunakan Antarmuka Otak Komputer Sederhana
Bagikan:

Latar Belakang: Opsi untuk anak-anak yang sangat disabilitas dengan kognisi utuh untuk berinteraksi dengan lingkungan mereka sangat terbatas. Antarmuka otak-komputer (BCI) memiliki potensi untuk memungkinkan orang-orang tersebut mendapatkan fungsi yang berarti, komunikasi, dan independensi. Meskipun populasi pediatrik mungkin mendapatkan manfaat paling besar dari teknologi BCI, penelitian hingga saat ini sebagian besar dilakukan pada orang dewasa. Metode: Dalam studi prospektif ini, kami mengukur kemampuan anak-anak sehat usia sekolah untuk melakukan tugas sederhana menggunakan BCI berbasis EEG dasar yang tersedia secara komersial. Anak-anak yang berkembang secara khas berusia 6–18 tahun direkrut dari komunitas. Pelatihan BCI terdiri dari pengaturan singkat dan perekaman EEG saat melakukan tugas tertentu menggunakan sistem BCI yang murah dan tersedia secara komersial (EMOTIV EPOC). Dua tugas dilatih (mengemudikan mobil remote-control dan menggerakkan kursor komputer) masing-masing menggunakan dua strategi (sensorimotor dan gambaran visual). Hasil utama adalah koefisien kappa antara kinerja yang diminta dan dicapai. Efek dari tugas, strategi, usia, dan pembelajaran juga dieksplorasi. Hasil: Dua puluh enam dari tiga puluh anak menyelesaikan studi (rata-rata usia 13,2 ± 3,6 tahun, 27% perempuan). Tolerabilitas sangat baik dengan >90% melaporkan pengalaman sebagai netral atau menyenangkan. Anak-anak yang lebih tua mencapai kinerja yang sebanding dengan studi orang dewasa, tetapi usia yang lebih muda terkait dengan kinerja yang lebih rendah meskipun masih baik. Tugas mobil menunjukkan kinerja yang lebih tinggi dibandingkan dengan tugas kursor (p = 0.027). Strategi pemikiran juga terkait dengan kinerja dengan strategi gambaran visual melampaui pendekatan sensorimotor (p = 0.031). Kesimpulan: Anak-anak dapat dengan cepat mencapai kontrol dan mengeksekusi banyak tugas menggunakan sistem BCI berbasis EEG yang sederhana. Kinerja tergantung pada strategi, tugas, dan usia. Keberhasilan semacam itu dalam otak yang berkembang menuntut eksplorasi terhadap sistem praktis seperti itu pada anak-anak yang sangat disabilitas.Baca artikel penuh
Latar Belakang: Opsi untuk anak-anak yang sangat disabilitas dengan kognisi utuh untuk berinteraksi dengan lingkungan mereka sangat terbatas. Antarmuka otak-komputer (BCI) memiliki potensi untuk memungkinkan orang-orang tersebut mendapatkan fungsi yang berarti, komunikasi, dan independensi. Meskipun populasi pediatrik mungkin mendapatkan manfaat paling besar dari teknologi BCI, penelitian hingga saat ini sebagian besar dilakukan pada orang dewasa. Metode: Dalam studi prospektif ini, kami mengukur kemampuan anak-anak sehat usia sekolah untuk melakukan tugas sederhana menggunakan BCI berbasis EEG dasar yang tersedia secara komersial. Anak-anak yang berkembang secara khas berusia 6–18 tahun direkrut dari komunitas. Pelatihan BCI terdiri dari pengaturan singkat dan perekaman EEG saat melakukan tugas tertentu menggunakan sistem BCI yang murah dan tersedia secara komersial (EMOTIV EPOC). Dua tugas dilatih (mengemudikan mobil remote-control dan menggerakkan kursor komputer) masing-masing menggunakan dua strategi (sensorimotor dan gambaran visual). Hasil utama adalah koefisien kappa antara kinerja yang diminta dan dicapai. Efek dari tugas, strategi, usia, dan pembelajaran juga dieksplorasi. Hasil: Dua puluh enam dari tiga puluh anak menyelesaikan studi (rata-rata usia 13,2 ± 3,6 tahun, 27% perempuan). Tolerabilitas sangat baik dengan >90% melaporkan pengalaman sebagai netral atau menyenangkan. Anak-anak yang lebih tua mencapai kinerja yang sebanding dengan studi orang dewasa, tetapi usia yang lebih muda terkait dengan kinerja yang lebih rendah meskipun masih baik. Tugas mobil menunjukkan kinerja yang lebih tinggi dibandingkan dengan tugas kursor (p = 0.027). Strategi pemikiran juga terkait dengan kinerja dengan strategi gambaran visual melampaui pendekatan sensorimotor (p = 0.031). Kesimpulan: Anak-anak dapat dengan cepat mencapai kontrol dan mengeksekusi banyak tugas menggunakan sistem BCI berbasis EEG yang sederhana. Kinerja tergantung pada strategi, tugas, dan usia. Keberhasilan semacam itu dalam otak yang berkembang menuntut eksplorasi terhadap sistem praktis seperti itu pada anak-anak yang sangat disabilitas.Baca artikel penuh
Latar Belakang: Opsi untuk anak-anak yang sangat disabilitas dengan kognisi utuh untuk berinteraksi dengan lingkungan mereka sangat terbatas. Antarmuka otak-komputer (BCI) memiliki potensi untuk memungkinkan orang-orang tersebut mendapatkan fungsi yang berarti, komunikasi, dan independensi. Meskipun populasi pediatrik mungkin mendapatkan manfaat paling besar dari teknologi BCI, penelitian hingga saat ini sebagian besar dilakukan pada orang dewasa. Metode: Dalam studi prospektif ini, kami mengukur kemampuan anak-anak sehat usia sekolah untuk melakukan tugas sederhana menggunakan BCI berbasis EEG dasar yang tersedia secara komersial. Anak-anak yang berkembang secara khas berusia 6–18 tahun direkrut dari komunitas. Pelatihan BCI terdiri dari pengaturan singkat dan perekaman EEG saat melakukan tugas tertentu menggunakan sistem BCI yang murah dan tersedia secara komersial (EMOTIV EPOC). Dua tugas dilatih (mengemudikan mobil remote-control dan menggerakkan kursor komputer) masing-masing menggunakan dua strategi (sensorimotor dan gambaran visual). Hasil utama adalah koefisien kappa antara kinerja yang diminta dan dicapai. Efek dari tugas, strategi, usia, dan pembelajaran juga dieksplorasi. Hasil: Dua puluh enam dari tiga puluh anak menyelesaikan studi (rata-rata usia 13,2 ± 3,6 tahun, 27% perempuan). Tolerabilitas sangat baik dengan >90% melaporkan pengalaman sebagai netral atau menyenangkan. Anak-anak yang lebih tua mencapai kinerja yang sebanding dengan studi orang dewasa, tetapi usia yang lebih muda terkait dengan kinerja yang lebih rendah meskipun masih baik. Tugas mobil menunjukkan kinerja yang lebih tinggi dibandingkan dengan tugas kursor (p = 0.027). Strategi pemikiran juga terkait dengan kinerja dengan strategi gambaran visual melampaui pendekatan sensorimotor (p = 0.031). Kesimpulan: Anak-anak dapat dengan cepat mencapai kontrol dan mengeksekusi banyak tugas menggunakan sistem BCI berbasis EEG yang sederhana. Kinerja tergantung pada strategi, tugas, dan usia. Keberhasilan semacam itu dalam otak yang berkembang menuntut eksplorasi terhadap sistem praktis seperti itu pada anak-anak yang sangat disabilitas.Baca artikel penuh